Konser K-pop yang ingin kamu tonton sudah sold out. Lalu kamu buka X, Instagram, atau grup resale dan ternyata tiket ada di mana-mana — dua kali harga asli, tiga kali, kadang jauh lebih mahal.

Pada 2026, cara Korea memandang situasi ini berubah cukup besar.

Pada September, polisi mengumumkan penangkapan seorang pria berusia 30-an yang diduga membeli dan menjual kembali 8.967 tiket konser dan pertandingan olahraga antara September 2018 dan April 2026, dengan total penjualan sekitar 2,4 miliar won. Salah satu contoh yang disebut penyidik adalah tiket konser BTS 2019 seharga 110.000 won yang dijual kembali 3 juta won.

Kasus itu ditangani sebagai penghalangan usaha dan mencakup tahun-tahun sebelum aturan baru berlaku. Tetapi kasus ini mendarat di lingkungan hukum yang sangat berbeda dari saat ia dimulai.

“Jadi ilegal cuma kalau calonya pakai bot, kan?”

Sekarang tidak sesederhana itu.

Revisi Undang-Undang Pertunjukan Publik Korea mulai berlaku pada 28 Agustus 2026, bersama peraturan pelaksananya.

Aturannya tidak lagi terbatas pada penggunaan macro atau bot. Aturan ini juga mencakup pembelian tiket untuk dijual kembali dengan mengakali atau mengganggu proses pembelian yang ditetapkan penjual, serta penjualan kembali secara berulang atau komersial di atas harga belimu sendiri tanpa persetujuan pihak yang menjual tiket — yaitu penjual resmi atau agen penjualan yang ditunjuk, bukan orang yang kebetulan menawarkan tiket kepadamu.

Penjualan kembali ilegal bisa dikenai denda administratif 2 sampai 50 kali nilai penjualan, dan keuntungannya bisa disita. Pembelian atau penjualan kembali ilegal juga bisa berujung pidana penjara hingga satu tahun atau denda hingga 10 juta won.

Bagaimana kalau teman mengoper satu tiket ke aku?

Di sinilah detailnya penting.

Aturan yang direvisi mendefinisikan resale ilegal pada penjualan kembali yang berulang atau komersial di atas harga beli. Pengoperan sekali antar-fan tidak otomatis dianggap sama.

Tapi ada satu hal lain yang sama pentingnya bagi fan dari luar negeri:

“Tidak otomatis ilegal” bukan berarti “pasti bisa masuk”.

Aturan konser di Korea berbeda-beda tiap acara. Ada yang mencocokkan nama pemesan dengan paspor atau identitas lain. Ada yang sama sekali tidak mengizinkan pengoperan pribadi. Kalau nama di pemesanan tidak cocok dengan orang yang datang, tiket yang tampak sepenuhnya asli tetap bisa jadi tidak terpakai.

Risiko itu terasa jauh lebih berat kalau tiket pesawat dan hotel sudah dibayar.

Tiket di ponsel dan paspor sedang diperiksa di pintu masuk venue
Sebagian acara mencocokkan nama pemesan dengan paspor di pintu masuk. Gambar editorial · aturan masuk dan verifikasi identitas berbeda tiap acara.

Sebelum membeli tiket resale, cek ini dulu

Mulai dari pengumuman resmi acara, bukan dari penjualnya.

  • Apakah acara ini memverifikasi identitas, dan dokumen apa yang diterima untuk pengunjung asing?
  • Apakah pengoperan tiket atau penggantian nama diizinkan sama sekali?
  • Apakah kursi yang dibatalkan kembali ke kanal resmi, dan kapan?
  • Siapa penjual resmi untuk acara ini?

Penjual yang bilang “dijamin bisa masuk”, “nama bisa diganti”, atau “nanti gelangnya kuserahkan di venue” bukan berarti penyelenggara menjaminnya.

Korea juga menjalankan portal pelaporan resmi untuk penjualan kembali tiket pertunjukan dan olahraga secara ilegal, termasuk tiket konser idol. Melaporkan pembelian ilegal bisa mendapat imbalan hingga 50 juta won, dan melaporkan penjualan kembali ilegal hingga 50 persen dari denda yang dikenakan pada penjual tersebut.

Sudah terlanjur memesan perjalanan ke Korea?

Tulisan sold out membuat tiket resale tidak resmi terasa seperti satu-satunya pilihan. Tidak selalu begitu.

Tergantung acara dan penjual tiketnya, kursi yang dibatalkan atau stok tambahan bisa muncul lagi lewat kanal resmi. Terus pantau pengumuman penyelenggara dan penjual resmi, terutama menjelang hari-H.

Pada 2026, membayar mahal untuk tiket tidak resmi hanya karena “semua orang juga begitu” membawa risiko hukum dan praktis yang lebih besar dari sebelumnya.

Satu tiket konser itu penting. Tapi kalau kamu sudah terbang jauh ke Korea, tiket yang lebih aman tetap tiket yang aturan pembelian dan masuknya bisa kamu pastikan ke penjual resmi.

Verifikasi identitas, pengoperan tiket, pelepasan tiket batal, dan kebijakan masuk berbeda tiap acara dan bisa berubah. Selalu cek ulang pengumuman terbaru dari penyelenggara dan penjual tiket resmi. Artikel ini adalah informasi umum, bukan nasihat hukum.