이모
Bahasa Korea membedakan tante dari pihak ibu dan dari pihak ayah. Uniknya lagi, 이모 juga dipakai di luar keluarga: di restoran Korea, kamu akan sering mendengar pelanggan memanggil “이모!”.
Apa artinya?
이모 (imo) adalah saudara perempuan ibu, alias tante dari pihak ibu. Siapa pun boleh memakainya, tanpa memandang usia atau jenis kelamin. Maknanya lalu meluas menjadi panggilan hangat untuk perempuan paruh baya yang terasa seperti keluarga: sahabat ibu, atau ibu-ibu pemilik warung makan.
Tante dan om dalam bahasa Korea
Bahasa Indonesia cukup dengan “tante” dan “om”; bahasa Korea langsung menunjukkan dari pihak mana.
Kapan orang Korea memakainya?
- Keluarga. Kakak atau adik perempuan ibu.
- Sahabat ibu. Anak-anak sering memanggil sahabat ibunya 이모, seperti memanggil “tante”.
- Restoran. Di tempat makan sederhana, pelanggan memanggil ibu pelayan 이모 untuk minta lauk tambahan atau bayar.
- Online. Fans yang jauh lebih tua kadang menyebut diri “이모팬” (fans tante) saat mendukung idol muda.
Contoh kalimat
이모, 여기 반찬 좀 더 주세요.
Imo, yeogi banchan jom deo juseyo.
“Tante, minta lauknya tambah sedikit ya.”
이모가 용돈 줬어!
Imoga yongdon jwosseo!
“Tante kasih aku uang jajan!”
Tips pengucapan
이 + 모: “i-mo”, dua vokal jelas seperti bahasa Indonesia. Sangat mudah untuk penutur Indonesia.
Jangan dibaca “ai-mo” ala bahasa Inggris; ㅣ selalu “i”.
Nuansanya
Memanggil ibu pelayan 이모 terasa hangat, seperti memanggil “bu” atau “tante” di warung. Cocok untuk tempat santai: warung sup, pasar, rumah makan dekat rumah.
Hati-hati
Jangan panggil pelayan muda 이모, nanti terkesan kamu menganggapnya tua. 아줌마 (ajumma, ibu-ibu) bisa terdengar kasar kalau dipakai memanggil orang. Di restoran mewah, 저기요 (permisi) paling aman.
Kata yang mirip: apa bedanya?
Coba tebak: Di rumah makan kecil, bagaimana memanggil ibu pelayan dengan akrab?
이모 (imo)atau 저기요 kalau mau aman.
